This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Selasa, 31 Januari 2017
BAB VIII USAHA DAN ENERGI
A. USAHA
Usaha adalah suatu kegiatan untuk mencapai kegiatan tertentu. Untuk mengetahui berapa besarnya usaha, maka perlu adanya bantuan rumus. Besarnya rumus usaha yaitu:
Contoh :
Jawab
Diketahui F = 450 N
s = 20 M
Ditanyakan W = .....?
Penyelesaian :
W = F x s
= 450 N x 20 m
= 9.000 J = 9 KJ
Diketahui F = 450 N
s = 20 M
Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha.
Satuan energi menurut Sistem Internasional (SI) adalah Joule (J). Satuan Energi yang lain adalah Erg, Kalori dan kWh.
Bentuk-bentuk energi adalah sebagai berikut :
- Energi Listrik adalah Energi yang berasal dari arus listrik
Contoh : Aki dan Baterai - Energi Kalor adalah energi yang tercipta dari bahan yang bisa menghasilkan panas
Contoh : Energi Matahari, Energi panas Bumi - Energi Kimia adalah energi yang tersimpan dalam zat
Contoh : Energi dalam zat makanan - Energi cahaya adalah energi yang diperoleh dari benda yang menghasilkan cahayacontoh : Api dan lampu
- Energi Bunyi adalah energi yang dihasilkan dari benda yang bergetarcontoh :
- Energi Pegas adalah energi yang berasal dari benda yang elastiscontoh : Per, busur panah
- Energi Mekanika adalah Energi yang dimiliki oleh benda karena sifat geraknya.
Mekanik dibedakan menjadi 2 yaitu :
1. Energi Potensial
Energi Potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena ketinggiannya.Energi potensial benda bergantung pada massa benda (m), percepatan gravitasi bumi (g) dan ketinggian benda tersebut (h). secara matematis dirumuskan :Ep = m x g x h
dimana
Ep = energi potensial satuannya Joule (J)
m = Massa benda satuannya Kilogram (Kg)
g = percepatan gravitasi bum satuannya m/s-2 h = ketinggian benda satuannya meter (m)
Contoh :
Buah mangga tergantung pada tangkainya pada ketinggian 4 m, Jika massa mangga 1 Kg dan Percepatan gravitasi bumi di tempat itu 10 m/s-2, Tentukan energi potensial mangga itu!
Jawab :
Diketahui h = 4 M m = 1 Kg
g = 10 m/s-2 Ditanyakan Ep = .....?
Penyelesaian :Ep = m x g x h
= 1 kg x 10 m/s-2 x 4 m
= 40 joule
2. Energi Kinetik
Energi Kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda karena kecepatannya.
Energi kinetik benda bergantung pada massa (m) dan kecepatan benda (v) tersebut.
Secara matematis dirumuskan :
Contoh :Ek = 1/2 x m x v2
Sebuah mobil yang massanya 1000 kg bergerak dengan 15 m/s2. Berapakah energi kinetik yang dimiliki mobil tersebut?
Jawab :
Diketahui m = 1000 Kg
v = 15 m/s2
Ditanyakan Ek = .....?
Penyelesaian :
= 1/2 x 1000 kg x (15 m/s2)2
= 112.500 J
- Tuas
Titik A pada Gambar di atas disebut titik kuasa dimana tempat melakukan usaha, titik B disebut titik tumpu dimana tempat pesawat bertumpu dan dan titik C disebut titik beban dimana beban ditempatkan. Jarak kuasa ke titik tumpu (jarak AB) disebut lengan kuasa (lk). Jarak titik beban ke titik tumpu (jarak BC) disebut lengan beban (lb). Massa kuasa adalah mA dan massa beban adalah mB. Massa beban dan massa kuasa berbanding terbalik dengan panjang lengan masing-masing.
Berdasarkan titik tumpunya, tuas dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu:
a. Tuas Golongan satu Letak titik tumpu tuas jenis ini berada di antara titik beban dan titik kuasa,
Contoh tuas jenis pertama, yaitu menggeser batu dengan pengungkit, tang dan gunting.
b. Tuas Golongan Dua Pada tuas jenis kedua, titik beban berada di antara titik tumpu dan titik kuasa,
Contohnya, pembuka tutup botol dan gerobak dorong.
c. Tuas Golongan tiga Pada tuas jenis ketiga, titik kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban,
Tuas jenis ketiga dijumpai pada mengambil tanah dengan sekop, staples, penjepit kue dan Pinset - Katrol
Katrol adalah roda beralur dengan sebuah tali atau rantai yang lewat pada alur itu. Katrol berfungsi untuk memudahkan kita dalam melakukan kerja. Katrol bebas dikaitkan pada beban yang hendak diangkat. Tidak seperti katrol tetap, katrol bebas melipatkan gayaMacam-macam Katrola.
a. Katrol Tetap
Keuntungan mekanis katrol tetap dapat dicari dengan membandingkan antara beban yang diangkat dengan kuasa. Jika gesekan antara tali dan katrol diabaikan maka keuntungan mekanis katrol tetap dapat dituliskan sebagai berikut.
b. Katrol Bergerak
Keuntungan mekanis pada katrol bergerak adalah sebagai berikut.
Jadi keuntungan mekanis (KM) Katrol bergerak adalah 2
c. Katrol Ganda
Pada gambar tersebut di atas jumlah tali yang menghubungkan katrol bergerak ada 4. Dengan demikian, keuntungan mekanis katrol tersebut adalah 4. Keuntungan mekanis dari katrol berganda dirumuskan :
Keterangan:
x : banyak tali
n : banyak katrol bergerak
ContohPak Rudi menimba air di sumur dengan menggunakan katrol tetap. Jika berat ember dan air 80 N, berapakah gaya tarik yang dikerjakan Pak Rudi?
Jawab:Diketahui W = 80 N
Ditanyakan F = ...?
Penyelesaian :
Keuntungan Mekanis Katrol tetap adalah 1, maka
- Bidang Miring
Bidang miring adalah salah satu pesawat sederhana yang terdiri dari permukaan miring.
Rumus Bidang MiringRumus bidang miring dibentuk dari perpaduan antara gaya kuasa, berat benda, tinggi, dan panjang bidang miring. Perhatikan skema berikut:
Secara matematis, rumus bidang miring yaitu:
Fk x s = W x hDengan:- Fk = Gaya kuasa (N)
- s = Panjang bidang miring (m)
- W = Berat benda (N)
- h = Tinggi bidang miring (m)
Keuntungan Mekanik = W / F = s / h
Contoh Bidang Miring
Contoh alat yang menggunakan prinsip bidang miring adalah pisau, pahat, paku, kapak, dan baut.
Senin, 30 Januari 2017
BAB VII GAYA DAN PERCEPATAN
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak atau berhenti dari gerakannya. Dalam fisika, gaya diartikan suatu tarikan atau dorongan
Gaya dalam bahasa Inggris dinamakan dengan Force dengan satuan Newton (N).
MACAM-MACAM GAYA
Gaya yang menyebabkan terjadinya perubahan pada benda dapat dikelompokkan berdasarkan penyebabnya dan berdasarkan pada sifatnya. Macam-macam gaya berdasarkan penyebabnya adalah:
- Gaya listrik, yaitu gaya yang timbul karena adanya muatan listrik.
- Gaya magnet, yaitu gaya yang berasal dari kutub-kutub magnet, berupa tarikan atau tolakan.
- Gaya pegas, yaitu gaya yang ditimbulkan oleh pegas.
- Gaya gravitasi, yaitu gaya tarik yang berasal dari pusat bumi.
- Gaya mesin, yaitu gaya yang berasal dari mesin.
- Gaya gesekan, yaitu gaya yang ditimbulkan akibat pergeseran antara dua permukaan yang bersentuhan.
- Resultan Gaya SearahPada resultan gaya ini gaya bekerja pada arah yang sama. Berikut ini adalah gambar dari resultan gaya searah.
Secara matematis, besarnya resultan gaya pada resultan gaya searah dapat ditulis sebagai berikut
- Resultan Gaya Searah
Pada resultan gaya ini gaya bekerja dengan arah yang berlawanan. Berikut ini adalah gambar dari resultan gaya berlawanan arah.
Secara matematis, besarnya resultan gaya pada resultan gaya berlawanan arah dapat ditulis sebagai berikut
Contoh Soal
Tiga gaya bekerja pada sebuah balok seperti gambar berikut ini.
Tentukanlah besar dan arah resultan gaya yang bekerja pada balok tersebut !
Jawab :R = Fkanan – Fkiri
= (60 + 105) – (100)
= 165 – 100
= 65 NJadi besar resultan gaya adalah 65 N dan arahnya ke kanan (karena bernilai positif).
HUKUM NEWTON
- Hukum I Newton
Bunyi Hukum I Newton :
“Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam (mempertahankan keadaan diam). Sedangkan, jika benda itu bergerak, maka ia akan bergerak terus dengan kecepatan tetap”.
Secara matematis, dirumuskan :ΣF = 0 - Hukum II Newton
Bunyi Hukum II Newton :
"Jika ada resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda, maka akan dihasilkan suatu percepatan dalam arah yang sama dengan resultan gaya. Besarnya percepatan tersebut berbanding lurus terhadap resultan gaya dan berbanding terbalik terhadap massa bendanya."
Hukum II Newton tersebut dirumuskan secara matematis dalam persamaan :
- Hukum III NewtonJika benda A gaya pada benda B( gaya aksi ), maka benda B juga akan memberikan gaya pada benda A ( gaya reaksi ). Kedua gaya tersebut mempunyai besar yang sama tetapi mempunyai arah yang berlawanan. Kedua gaya aksi dan reaksi tersebut bekerja pada benda yang berbeda. Pernyataan hukum III Newton dalam persamaan dinyatakan sebagai berikut :
F aksi = - F reaksiContoh penerapan hukum Newton III adalah ketika kita sedang meluncurkan roket air maka roket air dapat meluncur ke atas karena ada gaya dorong air ke bawah. contoh lain adalah ketika kita sedang berenang ketika kita ingin bergerak maju ke depan maka kita mengayunkan tangan ke belakang
“APAKAH GRAVITASI ITU ADA ?”
- Hukum fisika adalah interpretasi sunnatullah atau hukum alam
- Hukum fisika adalah pendekatan terhadap semua gejala fisis yang terjangkau alam berpikir manusia
- Hukum fisika adalah imitasi atau tiruan caara kerja hukum alam yang relatif diterima dan dapat diulangi atau reproduksi..
- Hukum fisika adalah dasar rekayasa teknologi kemanusiaan kita...























